RAGAM LOMBOK - Pemerintah Kecamatan Wanasaba bersama Pemerintah Desa, Puskesmas, UPT KB Kecamatan, serta berbagai stakeholder terkait terus bersinergi dalam aksi konvergensi percepatan penurunan angka stunting.
Kolaborasi ini diwujudkan melalui beragam kegiatan seperti pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemantauan bayi bawah dua tahun (baduta), penyuluhan tentang pencegahan stunting, hingga pemberian tambahan asupan nutrisi berupa beras, telur, dan bahan pangan lainnya.
Senin (17/11), berlokasi di Desa Wanasaba menjadi lokasi pelaksanaan penyuluhan sekaligus penyerahan bantuan pangan bagi keluarga sasaran. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Desa Wanasaba dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat dan bebas stunting melalui intervensi gizi yang terarah dan berkelanjutan.
Sebanyak 18 bayi usia bawah dua tahun menerima bantuan beras dan telur yang diserahkan secara simbolis oleh Kepala Desa Wanasaba. Kehadiran para orang tua balita pada kegiatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya gizi seimbang, pola asuh, sanitasi, serta peran keluarga dalam mencegah risiko stunting sejak dini.
"Para peserta diberikan edukasi, pendampingan, dan memastikan intervensi yang diberikan tepat sasaran", ujarnya Camat Wanasaba Arfany Muammar Massany.
Dikatakannya, program serupa juga dilaksanakan serentak di seluruh desa di Kecamatan Wanasaba sebagai bentuk komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting secara signifikan. Pemerintah kecamatan menegaskan bahwa sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kualitas kesehatan generasi masa depan.(RL).
