RAGAM LOMBOK - Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Gading Gemilang Desa Montong Betok, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur, mulai merambah ke sektor agribisnis baru dengan mengembangkan budidaya jamur tiram. Sebelumnya, Bumdes ini telah lebih dulu menjalankan usaha budidaya kangkung yang kini terus berjalan dengan baik. Selain jamur tiram, ke depan Bumdes juga berencana memperluas usahanya ke bidang budidaya belut dan madu trigona sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa.

Ketua Bumdes Gading Gemilang, Dimas, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki sekitar 3.000 baglog jamur tiram yang siap dipanen secara bertahap. Dari jumlah tersebut, hasil panen harian baru mencapai sekitar 3 kilogram. 

“Untuk sementara, hasil panen kami jual ke pasar dengan harga Rp20 ribu per kilogram,” ujarnya Rabu (5/11).

Menurutnya, bisnis jamur tiram ini dipilih karena peluang pasarnya yang cukup besar dan proses budidayanya relatif mudah jika dilakukan dengan benar. Pihaknya juga terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi agar dapat memenuhi permintaan pasar yang semakin meningkat. Ke depan, Bumdes menargetkan untuk memperluas area budidaya dan menambah jumlah baglog.

Sementara itu, Kepala Desa Montong Betok, Dian Asmara Desa, menyampaikan dukungannya terhadap langkah inovatif yang dilakukan oleh Bumdes Gading Gemilang. Ia menjelaskan bahwa sekitar 20 persen dari dana desa memang telah dialokasikan untuk mendukung pengelolaan Bumdes, terutama di sektor ketahanan pangan.

“Bumdes ini menjadi ujung tombak ekonomi desa. Karena itu, kami dorong agar bisa terus berinovasi dan membuka lapangan kerja bagi warga,” ujarnya. Dengan berbagai upaya tersebut, pemerintah desa berharap Bumdes Gading Gemilang dapat menjadi contoh pengelolaan usaha desa yang produktif dan berkelanjutan.(RL).