RAGAM LOMBOK - Sebuah jalan penghubung antar Desa Montong Betok dan Pringga Jurang, Kecamatan Montong Gading, Lombok Timur, terputus setelah diterjang air bah akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Selasa siang (4/11). Derasnya arus air menyebabkan badan jalan amblas dan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pemerintah Desa Montong Betok bersama warga setempat langsung melakukan penutupan akses jalan menggunakan police line, batang pohon pisang, dan potongan pohon kelapa sebagai tanda bahwa jalan tidak dapat dilintasi. 

"Upaya ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi pengendara yang tidak mengetahui kondisi jalan", Jelasnya Dian Asmara Desa Kades Montong Betok, Rabu (5/11).

Akibat jalan penghubung tersebut putus, warga yang hendak menuju pasar maupun melakukan aktivitas harian lainnya terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh hingga empat kilometer. Kondisi ini tentu menambah beban warga, terutama bagi petani dan pedagang yang setiap hari melintasi jalan tersebut untuk mengangkut hasil pertanian dan kebutuhan dagang.

Selain memutus akses jalan, banjir juga merendam dan merusak puluhan are tanaman padi milik petani yang baru berusia tiga minggu. 

“Air datang sangat cepat, padi petani rusak. Jalan juga langsung amblas,” ujarnya.

Dian juga mengatakan pihaknya telah melaporkan kondisi tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur agar segera dilakukan penanganan dan perbaikan. Sementara itu, warga bersama aparat desa bergotong royong membersihkan material dan lumpur yang menimbun jalan agar saluran air tidak tersumbat dan tidak terjadi luapan susulan yang dapat memperparah kerusakan di area persawahan.(RL).