RAGAM LOMBOK - Dalam rangka memastikan ketersediaan bahan pangan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran, Perum Bulog Cabang Lombok Timur membuka posko pemantauan distribusi pangan menjelang hingga awal tahun 2026. 

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Bulog dalam mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Supermansah, menjelaskan bahwa posko pemantauan ditempatkan di tiga gudang Bulog, yakni Gudang Sikur, Sakra, dan Lendang Batu. Selain itu, satu titik pantauan juga berada di Pasar Pancor yang berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur untuk memantau langsung dinamika harga di tingkat pasar.

Melalui posko tersebut, Bulog memastikan ketersediaan sejumlah komoditas strategis, antara lain beras premium, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), gula pasir, serta minyak goreng. 

"Seluruh komoditas ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meredam potensi gejolak harga di pasar", Jelasnya, Sabtu (27/12).

Supermansah, menegaskan bahwa harga seluruh komoditas yang disalurkan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Dengan pengawasan yang ketat dan distribusi yang terukur, Bulog berupaya mencegah praktik penimbunan serta memastikan masyarakat dapat membeli bahan pangan dengan harga wajar.

Kegiatan pemantauan ini akan berlangsung hingga awal tahun 2026. Bulog Lombok Timur berharap keberadaan posko ini mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, sekaligus memastikan pasokan pangan tetap terjaga dan harga di pasar tetap stabil serta terjangkau sesuai ketentuan pemerintah.(RL).