RAGAM LOMBOK - Jembatan penghubung antar desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, dan Jurit Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur, mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur langsung turun ke lokasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk penanganan awal.
"Langsung kami ke lokasi mengecek kondisi sebenarnya, ucapnya Lalu Muliadi Kalak BPBD Lotim, Minggu (11/1).
Sebagai langkah cepat, BPBD bersama aparat desa segera melakukan pembatasan di sekitar jembatan agar tidak ada warga maupun kendaraan yang melintas demi menghindari risiko kecelakaan. Pembatasan ini dilakukan setelah hasil pengecekan menunjukkan kondisi jembatan tidak lagi aman digunakan.
Ia, juga mengatakan bahwa pada besok pagi Senin, pihaknya bersama masyarakat akan melaksanakan gotong royong untuk memasang bambu sebagai jembatan sementara. Upaya ini dilakukan agar akses warga tetap terhubung sambil menunggu penanganan lanjutan.
Menurutnya, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar tujuh meter dan berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, yakni Desa Lendang Nangka Utara Masbagik, Jurit, hingga Pringgasela. "Keberadaan jembatan ini sangat vital bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat sehingga harus segera ditangani", jelasnya.
Muliadi menegaskan, setelah pemasangan jembatan darurat, BPBD akan segera mendorong pembangunan jembatan permanen. Ia berharap proses penanganan dapat berjalan lancar sehingga akses penghubung antar desa kembali normal dan aman untuk dilalui masyarakat.(RL).
