RAGAM LOMBOK – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Lombok Timur, M. Nurul Wathoni, menegaskan komitmennya untuk merealisasikan arahan Bupati Lombok Timur, khususnya terkait pengelolaan pendidikan, penanganan pelanggaran, serta penguatan prestasi sekolah.
"Pda minggu pertama masa jabatannya, pihaknya masih fokus melakukan koordinasi internal sekaligus pemetaan persoalan yang ada di lingkungan pendidikan. Pemetaan tersebut ditujukan untuk menentukan persoalan prioritas yang dapat dituntaskan pada tahun pertama kepemimpinannya", paparnya, Selasa (13/1).
Dalam upaya meningkatkan prestasi sekolah, Nurul Wathoni menilai penguatan pembinaan ekstrakurikuler menjadi salah satu langkah paling kokoh. Ia berharap kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah dapat kembali dihidupkan dan mendapat dukungan penuh, baik dari sekolah maupun dari Dinas Pendidikan.
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan penempatan guru PPPK paruh waktu yang dinilai masih bermasalah. Menurutnya, pengaturan distribusi guru sebelumnya dilakukan melalui sistem berbasis data Dapodik, sehingga penempatannya sangat bergantung pada data jumlah PNS, PPPK penuh, dan ketersediaan jam mengajar di sekolah.
“Memang ada sekitar 30 persen yang penempatannya di luar kondisi ideal. Ini menjadi PR kita saat ini. Kita selesaikan dulu agar mereka memiliki NAP, baru setelah itu kita lihat langkah penataannya,” jelasnya.
Nurul Wathoni menambahkan, pihaknya akan menyerap aspirasi para guru terdampak dengan memanggil perwakilan terkait, sebelum melakukan koordinasi lanjutan dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Bupati, serta pemangku kebijakan lainnya untuk mengambil keputusan yang tepat.
Terkait fasilitas dan anggaran sekolah, ia mengakui adanya penurunan anggaran yang dirasakan sekolah-sekolah. Meski demikian, ia menjelaskan bahwa pendanaan sekolah masih memiliki dua mekanisme, yakni melalui anggaran daerah dan program revitalisasi dari pemerintah pusat, yang hingga kini masih menunggu penetapan kuota untuk tahun 2026.(RL).
