RAGAM LOMBOK || Perum Bulog Cabang Lombok Timur, hingga 8 Februari mencatat realisasi penyerapan setara beras telah mencapai sekitar 4 persen dari target tahun berjalan. Dari target sekitar 45.000 ton setara beras, dan saat ini Bulog telah menghimpun dengan rincian, gabah 3.512 ton, beras 183 ton, Setara 1.968 ton.
Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Dindy Wida Pusparanti, menyampaikan capaian tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring masuknya masa panen yang diprediksi mulai akhir Februari hingga April.
“Insya Allah semakin ke depan akan meningkat seiring bertambahnya jumlah panen. Kami optimistis target dapat tercapai,” jelasnya Senin (9/2).
Ia menjelaskan, kondisi panen saat ini belum merata dan masih terjadi di beberapa titik saja. Meski demikian, Bulog tetap melakukan penyerapan gabah berdasarkan informasi lapangan dari mitra dan pihak terkait agar potensi produksi yang ada tetap terserap.
Dindy menambahkan, jumlah mitra aktif Bulog Lombok Timur tercatat sebanyak 40 mitra. Namun, belum seluruhnya melakukan pengadaan karena sebagian wilayah binaan mereka belum memasuki masa panen.
“Kami tetap menjalin komunikasi aktif dengan para mitra agar penyerapan bisa berjalan maksimal,” tambahnya.
Terkait skema penyerapan, Bulog masih menerapkan konsep yang sama seperti tahun sebelumnya, yakni menerima gabah dengan berbagai kualitas (any quality). Tahun ini terdapat penekanan tambahan pada peningkatan kualitas melalui verifikasi usia panen, yang akan dipastikan bersama tim yang bekerja sama dengan Perum Bulog.
Bulog Lombok Timur optimistis dengan strategi penyerapan gabah yang berjalan serta peningkatan intensitas panen dalam waktu dekat, target pengadaan setara beras tahun ini dapat tercapai sesuai rencana.(RL).
