RAGAM LOMBOK || Perum Bulog Cabang Lombok Timur, mencatat serapan jagung petani mencapai 53 ton per hari ini, Senin (16/2). Pimpinan Cabang Bulog Lombok Timur, Dindy Wida Pusparanti,menyebutkan pembongkaran jagung dilakukan di Gudang BGR Sakra dan Gudang Bulog Sakra sebagai titik penampungan sementara.

Ia menjelaskan, penyerapan dilakukan untuk mendukung stabilisasi harga sekaligus menjamin hasil panen petani terserap optimal. Bulog menargetkan total serapan jagung di Lombok Timur tahun ini mencapai 36.000 ton.

Dalam pelaksanaannya, Bulog menerapkan standar mutu ketat terhadap jagung yang diserap. Setiap komoditas yang masuk gudang terlebih dahulu melalui proses analisa kualitas oleh petugas.

Standar kualitas yang diterapkan antara lain kadar air maksimal 14 persen serta ambang batas aflatoksin maksimal 50 ppb. Penerapan standar ini dilakukan untuk menjaga mutu jagung selama proses penyimpanan dan distribusi.

Windy, menegaskan, Bulog berkomitmen menjaga kualitas jagung sekaligus mempercepat serapan di tingkat petani. Ia berharap sinergi dengan petani dan mitra gudang terus berjalan agar target serapan 36.000 ton dapat tercapai sesuai rencana.(RL).