RAGAM LOMBOK || Puluhan rumah warga di Desa Obel-obel, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, terendam banjir pada Jumat (20/2). Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari dan diperparah oleh pendangkalan saluran sungai.
Kepala Wilayah (Kawil) Batumpak, Samsul Hakim, mengatakan air mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 15.00 Wita. Di Dusun Batumpak saja, tercatat sekitar 97 rumah warga terdampak genangan banjir. Ketinggian air sempat mencapai setengah meter di sejumlah titik pemukiman.
Selain Dusun Batumpak, banjir juga merendam rumah warga di Dusun Obel-obel dan Dusun Kesambik. Menurut Samsul, kombinasi hujan deras dan kondisi sungai yang mulai dangkal membuat aliran air meluap ke area permukiman. Warga sempat kesulitan beraktivitas akibat akses lingkungan yang tergenang.
Tidak hanya merendam rumah, banjir juga menggenangi sekitar 40 hektare lahan pertanian milik warga. Dampak lainnya, dua tembok bangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan jebol diterjang arus banjir. Kerusakan tersebut menambah daftar kerugian material akibat peristiwa ini.
Hingga Jumat malam, banjir dilaporkan mulai surut. Namun, genangan air masih tersisa di sejumlah titik dengan kontur tanah lebih rendah. Kondisi tersebut membuat sebagian warga memilih mengungsi sementara ke rumah tetangga yang lebih aman sambil menunggu air benar-benar surut.
