RAGAM LOMBOK || Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, terhenti selama empat hari terakhir. Kondisi tersebut terjadi akibat jembatan penghubung antar kecamatan yang ambruk sejak awal Januari lalu karena hujan deras dan hingga kini belum diperbaiki.

Ketua SPPG Sasmita Aria Adista mengatakan, kerusakan jembatan membuat distribusi logistik tidak dapat dilakukan seperti biasa. Akses utama yang digunakan kendaraan pengangkut MBG terputus, sehingga tim distribusi kesulitan menjangkau lokasi sasaran. 

“Sudah empat hari kita tidak distribusi di sana karena jembatan yang tak kunjung mendapat perbaikan dari pihak pemerintah,” ujarnya, Kamis (12/2).

Menurut Aria, pihaknya sempat mencoba menggunakan jalur alternatif. Namun, jarak tempuh menjadi lebih jauh sekitar dua kilometer dengan kondisi jalan rusak dan sulit dilalui kendaraan pengangkut makanan. Situasi tersebut berdampak pada ketepatan waktu distribusi dan berisiko merusak ompreng saat pengiriman.

Terhentinya distribusi MBG turut dirasakan warga setempat, termasuk Fira (22), seorang ibu hamil yang menjadi penerima manfaat program tersebut. Ia mengaku terakhir menerima MBG pada Sabtu lalu dan berharap bantuan itu kembali disalurkan dalam waktu dekat.

Warga berharap pemerintah segera merealisasikan perbaikan jembatan agar akses transportasi kembali normal dan penyaluran MBG tidak lagi terhambat. Jembatan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat di wilayah tersebut.