RAGAM LOMBOK || Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Lombok Timur, menggelar Seleksi Teknologi Tepat Guna (TTG) Inovasi dan Posyantek Unggulan tingkat kabupaten. Yang berlokasi di Dusun Letok, tepatnya di Agrowisata Bumdes Rumbuk Timur, Kamis (12/2).

Kegiatan yang dipimpin Kabid TTG Dinas PMD Lotim, Khairul Kabir, ini didesain berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya berbentuk lomba, kali ini formatnya diubah menjadi seleksi.

Khairul Kabir menjelaskan, perubahan format tersebut dilakukan agar proses penilaian lebih objektif dan terarah. 

Menurutnya, di tengah keterbatasan anggaran dana desa yang saat ini relatif rendah, banyak desa tetap mampu menghadirkan inovasi TTG yang berpotensi membangun dan meningkatkan kemandirian desa.

Ia menegaskan, setelah tahapan pendaftaran dan pembukaan seleksi, tim akan melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan. Hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa TTG yang diajukan benar-benar ada dan beroperasi, bukan sekadar konsep di atas kertas.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memunculkan inovasi-inovasi yang bagus dan benar-benar memberi dampak bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Lombok Timur, M. Azlan, menambahkan bahwa pemerintah daerah melalui sektor UKM dan IKM akan memfasilitasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi produk inovasi yang terorganisir melalui Dinas Perindustrian. 

Ia menekankan, kegiatan seperti ini akan lebih bermakna apabila memberikan manfaat nyata dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk dengan hadirnya program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap UMKM dan kebutuhan pangan lokal. 

Pemerintah berharap inovasi TTG yang lahir dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Lombok Timur.(RL).