RAGAM LOMBOK || Sejumlah santri binaan di Lapas Kelas IIB Selong, Lombok Timur,  tampak sumringah saat pihak lapas memberikan kesempatan kepada mereka untuk melaksanakan buka puasa bersama keluarga selama Ramadan, Rabu (25/2). Kebijakan ini disambut antusias karena memberi ruang kebersamaan yang lebih hangat antara warga binaan dan keluarga.

Kepala Lapas Kelas IIB Selong, Sudirman, menyampaikan bahwa pihaknya tidak membatasi ruang lingkup pertemuan santri dengan keluarga dalam kegiatan buka bersama tersebut. Menurutnya, momen kebersamaan ini penting untuk menjaga ikatan emosional sekaligus memotivasi santri selama menjalani masa pembinaan.

Melalui kegiatan buka puasa bersama, keluarga dan santri dapat melepas rindu lebih lama dalam suasana yang tertib dan terpantau. Kehadiran keluarga dinilai memberi dampak positif terhadap kondisi psikologis santri, sehingga mereka merasa lebih tenang dan diperhatikan.

Pihak lapas memastikan seluruh rangkaian kegiatan tetap mengedepankan ketertiban serta prosedur keamanan yang berlaku. Petugas melakukan pengawasan selama kegiatan berlangsung guna menjaga kenyamanan bersama tanpa mengurangi makna kebersamaan.

Kebijakan ini rencananya akan terus diterapkan sebagai bagian dari upaya pembinaan yang lebih humanis. Lapas berharap suasana yang lebih terbuka dan ramah keluarga dapat membantu proses pembinaan berjalan lebih baik, serta menumbuhkan rasa nyaman bagi santri dan keluarga selama Ramadan.(RL).