RAGAM LOMBOK || Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, mengkonfirmasi debit air yang dikelola perusahaannya relatif stabil baik pada musim hujan maupun kemarau. Saat ini kapasitas produksi air mencapai 50 liter per detik, dan pada 2025 direncanakan ada penambahan 50 liter per detik sehingga total menjadi 100 liter per detik saat ini.

"Debit air kita sangat melimpah, entah musim hujan atau kemarau", jelasnya kepada Ragamlombok.net, Selasa (3/3).

Ia menjelaskan, kondisi air saat ini bahkan tergolong melimpah hingga meluap di beberapa sumber. Namun tantangan utama bukan pada ketersediaan air, melainkan pengaturan besar kecilnya distribusi. Menurutnya, pengaturan tekanan dan aliran air tidak mudah karena berpotensi menimbulkan kerusakan pada jaringan pipa.

"Untuk mengoptimalkan kapasitas yang ada, PDAM berencana menambah jaringan distribusi dan membuka sambungan baru", ujarnya.

Saat ini, dengan kapasitas 100 liter per detik, telah terpasang sekitar 3.400 water meter di sejumlah titik, terutama di wilayah selatan Lombok Timur.

Sopyan juga menyebutkan, penambahan pelanggan menjadi salah satu solusi agar produksi dan penyerapan air bisa seimbang. Dengan bertambahnya sambungan rumah tangga, distribusi air dapat lebih maksimal dan tidak terbuang percuma.

Ia menargetkan sekitar 5.000 sambungan baru agar tercapai keseimbangan antara pengeluaran dan serapan air. 

“Kalau sudah 5 ribu sambungan baru, itu baru bisa balance antara produksi dan pemanfaatan,” ujarnya.(RL).