RAGAM LOMBOK || Kepala Dinas Lingkungan Hidup Lombok Timur, Pathurrahman, menkonfirmasi bahwa volume sampah  mengalami peningkatan selama bulan Ramadan. Kenaikan tersebut terutama berasal dari aktivitas ibu rumah tangga.

Ia menjelaskan, pada hari biasa jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Lombok Timur mencapai sekitar 112 ton per hari. Namun selama Ramadan, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 116 hingga 117 ton per hari.

"Dari jumlah saja sudah berbeda, jadi sangat jelas ada peningkatan di hari normal sebelum ramadan", jelasnya, Senin (2/3).

Menurut Pathurrahman, peningkatan volume sampah sejalan dengan meningkatnya aktivitas memasak dan konsumsi makanan saat sahur dan berbuka puasa. Kondisi ini menjadi pola yang hampir selalu terjadi setiap tahun selama bulan Ramadan.

Meski demikian, pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal. Pengangkutan sampah tetap dilakukan pada pagi dan siang hari seperti hari-hari biasa.

Ia menegaskan, Dinas Lingkungan Hidup Lombok Timur telah mengantisipasi peningkatan tersebut dengan mengoptimalkan armada dan petugas kebersihan. 

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebersihan lingkungan tetap terjaga selama pelaksanaan ibadah puasa", tutupnya.(RL).