RAGAM LOMBOK || Kepala Dinas Sosial Lombok Timur, Siti Aminah, menegaskan bahwa bantuan paket sembako yang saat ini disalurkan merupakan bantuan untuk masyarakat kurang mampu, bukan paket khusus Idul Fitri.
Menurutnya, pemerintah daerah memang sempat mengupayakan agar penyaluran bantuan bisa dilakukan bertepatan dengan momentum Lebaran agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya lebih cepat. Namun demikian, bantuan tersebut tetap merupakan program reguler, bukan paket Lebaran.
“Ini bukan paket Lebaran, tapi paket sembako untuk masyarakat kurang mampu. Hanya saja kemarin diupayakan agar penyalurannya bisa dilakukan saat momentum Lebaran,” jelasnya, Senin (6/4).
Ia menyebutkan, total paket sembako yang disiapkan mencapai 198.776 paket. Hingga saat ini, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 81,9 persen atau hampir 82 persen.
“Yang sudah tersalurkan sampai sekarang hampir 82 persen. Sisa sekitar 35.000 paket yang akan diselesaikan dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Penyaluran bantuan tersebut ditargetkan rampung dalam waktu tiga hari, yakni Selasa hingga Kamis pekan ini. Adapun wilayah yang masih dalam proses distribusi antara lain Kecamatan Sembalun, Sambelia, Suela, dan Lenek.
Siti Aminah juga menjelaskan bahwa kualitas beras dalam paket sembako tersebut tergolong premium, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam proses distribusi agar tetap layak konsumsi saat diterima masyarakat.
Dengan percepatan yang dilakukan, Dinas Sosial optimistis seluruh bantuan dapat tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.(RL).
