RAGAM LOMBOK || Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur menjalin kerja sama dengan pihak Cleo dalam pengelolaan air, yang diproyeksikan mampu meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan.

Direktur PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, menjelaskan kapasitas produksi air dalam kerja sama tersebut mencapai 15 meter kubik per jam. Jika diakumulasikan, jumlah itu setara dengan 360 meter kubik per hari atau 10.800 meter kubik per bulan untuk kebutuhan Cleo.

“Dari kapasitas tersebut, dapat diestimasi pendapatan yang disetor ke PDAM oleh Cleo mencapai sekitar Rp145.800.000 setiap bulannya,”jelasnya, Kamis (9/4).

Menurutnya, kerja sama ini masih merupakan tahap awal yang difokuskan pada pengelolaan air baku yang memiliki karakteristik berwarna dan berasa. Ke depan, Cleo juga direncanakan akan mengembangkan produksi air dalam kemasan di wilayah Lombok Timur.

Sopyan menambahkan, kerja sama ini dilakukan karena ketersediaan sumber air yang mencukupi serta lokasi produksi yang dinilai strategis untuk pengembangan usaha.

“Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan dapat memberikan keuntungan besar bagi Pemerintah Daerah Lombok Timur setiap tahunnya, sekaligus mampu mendongkrak pendapatan daerah melalui PDAM,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi salah satu langkah optimalisasi potensi sumber daya air daerah agar dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.(RL).