RAGAM LOMBOK || Kebakaran hebat melanda Pasar Umum Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, pada Senin (28/4) sore sekitar pukul 18.15 WITA. Peristiwa ini menghanguskan sebagian besar bangunan pasar dan menyebabkan kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lombok Timur, informasi kebakaran pertama kali diterima dari warga yang datang langsung ke Pos WMK Pringgabaya. Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 3 Jaya dari Mako Damkarmat segera dikerahkan ke lokasi dengan satu unit mobil pemadam dan lima personel, bahkan tiba hanya satu menit setelah laporan diterima.

Proses penanganan dilakukan secara cepat melalui tahapan assessment, pemadaman, hingga pendinginan. Meski demikian, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan, seperti minimnya penerangan, mesin tempel yang tidak berfungsi maksimal, serta jarak sumber air yang cukup jauh. Ketiadaan hydrant di sekitar lokasi pasar juga turut memperlambat proses pemadaman api.

Kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, empat anggota pemadam mengalami luka-luka saat menjalankan tugas. Satu orang dilaporkan sempat pingsan, sementara tiga lainnya mengalami cedera akibat kerasnya upaya pemadaman di lokasi kejadian.

Untuk mempercepat penanganan, sejumlah armada tambahan turut dikerahkan, di antaranya satu unit fuso, dua mobil tangki, serta tiga armada pemadam dari wilayah Terara, Sambelia, dan Induk. Bantuan juga datang dari Lombok Tengah, tim SAR Lombok Timur, BPBD, DLHK, ambulans, serta personel lain baik yang sedang piket maupun di luar jadwal.

Kepala Dinas Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani, menyebutkan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Setelah upaya intensif selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dikendalikan dan situasi dinyatakan aman pada pukul 23.45 WITA. Pasar yang merupakan aset milik Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur tersebut kini mengalami kerusakan parah akibat kebakaran.(RL).