RAGAM LOMBOK || Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, melalui Sekretaris Daerah, Dr. M. Juaini Taofik, memastikan adanya penambahan kuota LPG bersubsidi guna mengatasi kelangkaan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Juaini Taofik menyampaikan, penebalan kuota akan mulai dilakukan pada sore hari ini. Dari kuota normal sebanyak 35.000 tong, daerah mendapat tambahan sebanyak 24.440 tong dalam minggu ini.

“Alhamdulillah, dalam minggu ini ada tambahan 24.440 tong. Ini akan langsung kita distribusikan untuk membantu masyarakat,” ujarnya, Senin (6/4).

Pemkab Lotim juga terus berkoordinasi dengan 21 kecamatan serta berbagai pihak, untuk memetakan titik-titik yang membutuhkan tambahan pasokan LPG.

Dalam tahap awal, distribusi tambahan difokuskan pada empat kecamatan yang dinilai paling membutuhkan, yakni Kecamatan Suela, Lenek, Aikmel, dan Wanasaba.

“Kita prioritaskan dulu wilayah yang memang mengalami antrean panjang, seperti laporan yang masuk dari Aikmel Utara. Itu yang kita tangani lebih dulu,” jelasnya.

Ia menegaskan, langkah ini diambil berdasarkan skala prioritas agar distribusi lebih tepat sasaran. Sementara itu, untuk pemerataan, tambahan kuota berikutnya direncanakan akan didistribusikan ke seluruh pangkalan di wilayah Lombok Timur.

Selain itu, Pemkab Lotim memilih menyalurkan LPG langsung ke pangkalan, bukan ke pengecer. Hal ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga di tingkat masyarakat.

“Kalau kita distribusikan ke pengecer, dikhawatirkan harga akan naik. Maka kita fokus ke pangkalan agar harga tetap sesuai ketentuan,” tegasnya.

Pemerintah berharap, dengan penambahan kuota dan pola distribusi yang lebih terarah ini, kelangkaan LPG dapat segera teratasi serta kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi secara merata.(RL).