RAGAM LOMBOK || Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Labuhan Haji memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui sosialisasi petunjuk teknis (juknis) terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (6/5).
Kegiatan ini digelar dengan melibatkan seluruh kepala sekolah mulai dari tingkat TK hingga SMP, baik negeri maupun swasta di wilayah tersebut.
Pertemuan ini bukan tanpa alasan. Mengingat salah satu penerima manfaat terbesar dari program prioritas nasional tersebut adalah lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud), maka sinergi antar pihak dinilai menjadi kunci keberhasilan implementasi program di lapangan.
Koordinator Kecamatan (Korcam) Labuhan Haji, Muhammad Suparman, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh berbagai persoalan yang ditemukan selama pelaksanaan program berlangsung. Oleh karena itu, pihaknya merasa perlu melakukan evaluasi dengan membuka ruang dialog bersama para kepala sekolah.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin mendengar langsung masukan dari para kepala sekolah sekaligus menyatukan persepsi terkait juknis terbaru dari BGN. Ini penting agar pelaksanaan program MBG bisa berjalan lebih optimal dan tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dikbud Kecamatan Labuhan Haji menegaskan bahwa kesuksesan program MBG sangat bergantung pada dukungan semua pihak. Ia juga mengapresiasi komitmen PGRI Kecamatan Labuhan Haji yang siap berperan aktif dalam menjaga stabilitas program tersebut.
Ke depan, kolaborasi antar lembaga akan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan, seperti diskusi rutin, kunjungan lapangan, serta program bersama lainnya. Langkah ini diharapkan mampu memastikan keberlanjutan dan efektivitas program MBG sebagai salah satu upaya meningkatkan gizi dan kualitas pendidikan di daerah.
