RAGAM LOMBOK || Kemeriahan Festival Muharram 1448 Hijriah di GOR Lalu Muslihin, Lombok Timur, ditutup dengan penampilan spektakuler dari Band GIGI, Bams, John Paul Ivan, hingga Bapackguru pada Ahad Malam (21/6). Ribuan warga yang memadati lokasi tak hanya disuguhkan hiburan musik, tetapi juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan melalui sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan sebelum konser dimulai.
Sebelum panggung hiburan dibuka, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyerahkan santunan secara simbolis kepada sejumlah penerima manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, momen penutupan Festival Muharram menjadi kesempatan yang tepat untuk menghadirkan hiburan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan bagi para pekerja.
"Momen 1 Muharram harus kita manfaatkan untuk perubahan ke arah kemajuan. Termasuk melindungi pekerja kita. Lombok Timur SMART bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga masyarakat yang sejahtera dan terlindungi," tegasnya.
Bupati Warisin juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Festival Muharram pada tahun-tahun mendatang, termasuk memperbesar manfaat langsung yang dirasakan masyarakat melalui kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dan berbagai pihak lainnya.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Timur, Johan Firmansyah, memanfaatkan panggung festival untuk memperkenalkan empat program utama BPJS Ketenagakerjaan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Pensiun (JP). Ia menjelaskan, pekerja sektor informal seperti petani tembakau, nelayan, tukang bangunan, pedagang pasar, hingga pelaku UMKM memiliki risiko kerja yang tinggi sehingga membutuhkan perlindungan. Dengan iuran peserta Bukan Penerima Upah (BPU) mulai Rp16.800 per bulan, peserta dapat memperoleh manfaat perlindungan yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Selama sepekan pelaksanaan, Festival Muharram 1448 Hijriah menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari Pawai Taaruf 1.448 dulang, pertunjukan seni budaya, penampilan band sekolah, hingga pameran ratusan UMKM yang menggerakkan perekonomian masyarakat.
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan melengkapi rangkaian kegiatan tersebut dengan memberikan edukasi bahwa kemajuan ekonomi harus diiringi perlindungan bagi para pekerja.
"Hijrah ke arah kemajuan artinya kita hijrah dari kerja tanpa jaminan, ke kerja yang aman dan tenang. Daftarkan diri dan pekerja Anda ke BPJS Ketenagakerjaan," tutup Johan.
