RAGAM LOMBOK || Seorang pegawai Perusahaan Listrik Negara (PLN) meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat sedang melakukan proses perbaikan jaringan di Desa Pogading, Kecamatan Peringgabaya, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Senin (15/6).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 14.30 Wita lebih ketika korban tengah menaiki tiang listrik untuk memperbaiki kabel yang mengalami gangguan sejak pagi.

Salah satu warga Juniadi Sadar yang berada di lokasi, menceritakan saat itu dirinya mau makan siang dan tiba-tiba terdengar suara minta tolong dan dirinya langsung keluar dari warung.

"Kami melihat korban masih memegang kabel itu di atas sekitar 15 menitan lah baru terlepas. Kejadiannya sekitar jam 14.30 Wita lebih, mau masuk waktu asar," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan beberapa rekan teknisi langsung memberikan pertolongan pertama, dengan menendang korban agar terlepas di kabel yang dipegang korban.

Rekan kerja korban yang berada di lokasi langsung membawa ke Puskesmas terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong.

"Kayaknya sudah meninggal diatas korban itu, karena tangannya yang memegang kabel terlepas sendiri, tiga orang temannya sempat menolong tapi tangan korban tidak bisa terlepas dari kabel itu," tambahnya.

Warga lain Bolang mengatakan dari tadi pagi listrik sudah mati, namun ia dan warga lain heran dari mana muncul listrik yang menyengat korban. 

Padahal listrik yang mati tersebut akan diperbaiki. Warga setempat dan dirinya heran melihat kejadian yang menempa pegawai tersebut.

"Dari tadi pagi listrik memang sudah mati, pegawai ini kan mau memperbaiki listrik yang mati. Jadi heran kita dari mana listrik itu muncul, tapi saya dengar katanya dari tambak udang yang di pantai," tutup Bolang.

Sementara itu Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Peringgabaya belum memberikan keterangan atas kejadian yang menimpa pegawai tersebut.

Pantauan Ragam Lombok dari tadi hingga sampai sore ini petugas masih memperbaiki kabel listrik yang berada di lokasi kejadian yang berada di simpang empat atau tepat di Pasar Tradisional Pohading tersebut.