RAGAM LOMBOK || Cabang olahraga kickboxing yang baru bergabung di bawah naungan KONI Lombok Timur langsung mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB XII 2026. Dari delapan atlet yang dikirim, tim Kickboxing Lombok Timur berhasil membawa pulang dua medali emas dan empat medali perunggu.
Dua medali emas dipersembahkan oleh Haeryyatunnisa di kelas 56 kilogram kategori Low Kick Putri dan Muhammad Rizan Fikri di kelas 63 kilogram kategori Full Contact Putra. Sementara empat medali perunggu diraih L. Hari Oktarian (71 kg Full Contact Putra), Wahyu Maksum (51 kg Low Kick Putra), Arbian Mahmasani (63 kg Point Fight Putra), dan Titiq Barokah (51 kg Point Fight Putri).
Pada partai final, Haeryyatunnisa tampil impresif dengan mengalahkan petarung asal Lombok Barat, Niaz Ilmi, sehingga memastikan medali emas untuk Lombok Timur. Sementara Rizan Fikri sukses mengamankan emas kedua setelah menundukkan petarung asal Kota Mataram, I Nengah A, pada final kelas 63 kilogram Full Contact Putra.
Di balik keberhasilan tersebut, masih terselip kekecewaan. Atlet Wahyu Maksum yang bertanding di kelas 51 kilogram kategori Low Kick Putra harus puas meraih perunggu setelah gagal melaju ke final akibat hasil pertandingan semifinal yang dinilai kontroversial saat menghadapi petarung asal Dompu.
Ketua sekaligus pelatih Kickboxing Lombok Timur, Sulistiyo Nusantara, mengatakan seluruh atlet telah menjalani latihan intensif selama delapan bulan di camp sederhana Raysting Fight Camp, yang berada di BTN Griya Aisyah, Sandubaya, Reban Tebu. Bersama pelatih Muhammad Khomsul, mereka membina para atlet dengan persiapan yang maksimal hingga mampu menghasilkan prestasi di ajang Porprov.
"Kami berharap raihan dua medali emas ini menjadi perhatian bagi para pemangku kepentingan olahraga.", ujarnya Senin (20/7).
Ia menginginkan atlet peraih emas, Muhammad Rizan Fikri dan Haeryyatunnisa, mendapat kesempatan untuk mengikuti seleksi dan memperkuat Nusa Tenggara Barat pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).
Menurutnya, prestasi yang diraih menjadi bukti bahwa kickboxing Lombok Timur memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di tingkat nasional.
