RAGAM LOMBOK || Duka menyelimuti keluarga almarhum Sehar, seorang nelayan asal Lombok Timur yang meninggal dunia akibat hanyut saat mencari nafkah di laut. Di balik musibah tersebut, keluarga almarhum mendapat kepastian perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bagi para pekerja rentan.

Sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan melalui Program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang dibiayai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), ahli waris almarhum berhak menerima manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) karena kecelakaan kerja yang mengakibatkan meninggal dunia. 

"Total manfaat yang diterima mencapai sekitar Rp70 juta, ditambah beasiswa untuk satu orang anak yang ditinggalkan", jelasnya Kepala BPJS Ketenagakerjaan Lotim, M. Johan Firmansyah, Senin (20/7).

Lanjutnya, sbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Lombok Timur melakukan kunjungan langsung ke rumah duka. 

"Kunjungan ini merupakan bagian dari layanan pickup service, yaitu pendampingan dan pelayanan klaim secara langsung kepada ahli waris agar proses pengurusan hak peserta dapat berjalan cepat dan mudah tanpa membebani keluarga yang sedang berduka", terangnya.

Ia, menambahkqn, memastikan seluruh proses pencairan manfaat dilakukan sesuai ketentuan dan dapat segera diterima oleh ahli waris. Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bukti nyata kehadiran negara bagi keluarga pekerja yang mengalami musibah.

Program PBI Jamsostek yang digagas Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menjadi bentuk keberpihakan kepada para pekerja rentan seperti nelayan, petani, buruh, dan pekerja sektor informal lainnya. 

"Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa risiko kerja dapat terjadi kapan saja, sehingga perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menjadi jaring pengaman yang mampu meringankan beban ekonomi keluarga saat kehilangan pencari nafkah", tutupnya.