RAGAM LOMBOK || Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengusulkan pembentukan Program Desa Tangguh Bencana atau PKD pada tahun 2027. Sebanyak 20 desa saat ini tengah menjalani proses penilaian sebagai calon penerima program tersebut.
Kepala Pelaksana BPBD Lombok Timur, Lalu Mulyadi, mengatakan pembentukan PKD saat ini Dalam prosesnya, BPBD Lombok Timur menggandeng Pemerintah Provinsi NTB yang turut memberikan penilaian secara langsung terhadap desa-desa yang diusulkan.
"Saat ini kita sudah memiliki 60 PKD yang tersebar disemua kecamatan", jelasnya, Kamis(30/7).
Selain penilaian, desa-desa yang nantinya ditetapkan sebagai PKD juga akan mendapatkan pembinaan dan pelatihan. Seluruh pelaksanaan pembinaan tersebut akan difasilitasi langsung oleh BPBD agar masyarakat memiliki kemampuan dasar dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayahnya.
Menurut Mulyadi, keberadaan PKD menjadi perpanjangan tangan BPBD di tingkat desa. Melalui pelatihan tersebut, masyarakat dilatih untuk mampu merespons bencana secara mandiri, melakukan penanganan awal, serta berkoordinasi dengan BPBD apabila terjadi kondisi darurat.
Ia menambahkan, setiap PKD nantinya juga akan memetakan jenis bencana yang paling sering terjadi di wilayah masing-masing.
"Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menyusun langkah mitigasi dan kesiapsiagaan sehingga penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan sesuai dengan karakteristik wilayah setempat", tutupnya.
