RAGAM LOMBOK || Tim Monitoring Dinas Peternakan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan survei lokasi rencana pembangunan kandang penggemukan sapi di Desa Rumbuk Timur, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Kamis (2/7). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tahapan verifikasi sebelum penyaluran bantuan melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK).

Dalam survei tersebut, tim memastikan kesiapan lokasi pembangunan kandang telah memenuhi standar teknis yang sebelumnya disampaikan oleh Dinas Peternakan Provinsi NTB. Beberapa aspek yang menjadi perhatian di antaranya kelayakan lahan, desain kandang, hingga kesiapan sarana pendukung sesuai standar peternakan.

Berdasarkan rencana awal, kandang penggemukan tersebut akan diisi sebanyak 15 ekor sapi Bali. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus menjadi salah satu upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Rumbuk Timur.

Penjabat Kepala Desa Rumbuk Timur, Iwan Sofyan Wahyudi, mengatakan kegiatan beternak direncanakan mulai berjalan setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Perubahan disahkan. Saat ini, pemerintah desa terus mempersiapkan seluruh persyaratan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai ketentuan.

"Kami memastikan seluruh persyaratan yang diminta oleh Dinas Peternakan Provinsi dapat dipenuhi. Setelah APBDes Perubahan disahkan, program penggemukan sapi akan segera kami jalankan," ujarnya.

Ia menambahkan, kandang penggemukan sapi tersebut nantinya akan dikelola langsung oleh Pemerintah Desa Rumbuk Timur dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari Linmas, ketua RT, kepala dusun, hingga tokoh masyarakat. "Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan pengelolaan yang transparan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa", tutupnya.