RAGAM LOMBOK || Masyarakat Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, kembali turun ke jalan menyuarakan keresahan mereka terkait kondisi infrastruktur jalan yang hingga kini belum mendapat kejelasan mengenai waktu dan pelaksanaan pengerjaannya.
Aksi tersebut dipicu oleh kondisi jalan yang dinilai semakin memprihatinkan. Sehingga warga terpaksa melakukan pemblokiran jalan menggunakan potongan batang pohon kelapa, pada Minggu (16/7).
Selain persoalan jalan, warga juga menyoroti aktivitas kendaraan truk pengangkut pasir yang melintas di wilayah tersebut. Kendaraan bertonase besar itu disebut masih beroperasi tanpa menaati aturan yang telah ditetapkan masyarakat setempat.
Keresahan warga semakin memuncak setelah salah satu truk pengangkut pasir dilaporkan menabrak palang gapura desa. Kejadian tersebut menambah kekhawatiran warga terhadap keselamatan serta kerusakan fasilitas umum akibat aktivitas kendaraan berat.
Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan memberikan solusi, baik terkait kepastian pengerjaan jalan maupun pengaturan aktivitas truk pengangkut pasir. Warga menegaskan, persoalan tersebut perlu segera ditangani agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
