RAGAM LOMBOK || Masyarakat Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, menyampaikan sejumlah keluhan terkait aktivitas kendaraan dump truck yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan warga.

Dalam pertemuannya dengan Kapolres, masyarakat menyampaikan keluhan sejumlah dump truck yang diduga tidak menaati aturan, mulai dari muatan yang melebihi kapasitas atau overload hingga material angkutan yang tidak ditutup menggunakan terpal.

Selain itu, warga juga menyoroti posisi knalpot dump truck yang mengarah ke bawah sehingga membuat debu beterbangan dan mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat yang berada di sekitar jalur tersebut.

Menanggapi keluhan itu, Kapolres Lotum, AKBP Ariakta Gagah Nugraha, menyampaikan akan mengumpulkan ketua asosiasi sopir dump truck untuk membahas persoalan tersebut. Jika imbauan dan aturan yang disepakati tidak diindahkan, tindakan tegas akan dilakukan terhadap para sopir yang masih melakukan pelanggaran.

Ia juga berpesan kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Kalijaga Timur dan Lombok Timur secara umum, sehingga situasi tetap aman dan kondusif.

Pada sesi terakhir, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemberian senter kepada BKD (Badan Keamanan Desa)/Linmas sebagai dukungan terhadap petugas yang turut membantu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.