RAGAM LOMBOK || Pagelaran Budaya dan Tosan Aji Sakre Ke-II kembali digelar di Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Mengusung tema “Samuhita Sakre”, kegiatan budaya ini berlangsung pada 6 hingga 8 Agustus 2026 dengan pusat kegiatan di Bale Desa Sangkep Sakre, Desa Sakra.
Event tersebut digerakkan oleh komunitas pemuda Sakra Milenial Bekerisan dengan menggandeng berbagai paguyuban tosan aji serta organisasi kepemudaan lokal. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan antara generasi muda, pelaku seni, kolektor pusaka, dan masyarakat untuk merawat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara.
Salah satu rangkaian utama adalah Kirab Samuhita Sakre yang mengambil konsep empat penjuru mata angin. Prosesi budaya tersebut bergerak dari empat arah dan kemudian bertemu serta menyatu di Perempatan Utama Sakra sebelum menuju Bale Sangkep Desa. Kirab ini menjadi simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat Sakra dalam menjaga warisan budaya.
Selain kirab, masyarakat dapat menyaksikan pameran dan bursa tosan aji yang menampilkan beragam keris, senjata tradisional, dan pusaka. Koleksi yang dipamerkan tidak hanya berasal dari Lombok, termasuk karya empu pande lokal Sakra, tetapi juga menghadirkan eksibitor dan kolektor dari sejumlah daerah di luar Pulau Lombok seperti Bali, Jawa, dan Madura.
Selama tiga hari, kegiatan juga diramaikan pentas seni tradisional dan teater, mulai dari gamelan, Teater Tradisional Amak Abir, tarian daerah hingga pertunjukan musik. Di sisi lain, pameran pelajar menjadi bagian penting untuk mengenalkan sejarah dan filosofi pusaka kepada generasi muda.
Camat Sakra Arfany M Masany yang ikut hadir dalam acara tersebut, turut mendukung pelaksanaan kegiatan itu sebagai bagian dari upaya menjaga tradisi dan budaya lokal agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
