RAGAM LOMBOK || Tim Kementerian PANRB berkunjung ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lombok Timur pada Kamis siang (3/9). Dikarenakan tahun ini juga Disdukcapil mewakili Lotim dalam penilaian zona integritas.
Sementara kedatangan PANRB juga bermaksud melihat secara langsung pelayanan di kantor dan unit satuan kerja di Wilayah Sembalun.
Dijelaskan oleh Kepala Dukcapil Lombok Timur, Parihin, menegaskan seluruh jajaran yang memberikan pelayanan kepada masyarakat tidak diperbolehkan menerima pemberian dalam bentuk apa pun dari masyarakat.
Ia, mengatakan komitmen tersebut telah dituangkan dalam fakta integritas yang menjadi pedoman bagi seluruh petugas Dukcapil. Ditekankan, setiap pelayanan administrasi kependudukan harus diberikan secara profesional, cepat, tepat, transparan, serta tidak berbelit-belit. Masyarakat juga diminta tidak memberikan imbalan kepada petugas atas pelayanan yang diterima.
“Semua pelayanan Dukcapil gratis, di mana pun unit pelayanannya. Tidak boleh ada pemberian apa pun dari masyarakat kepada petugas,” tegasnya. Menurutnya, prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Selain aspek pelayanan, penguatan integritas juga berkaitan dengan sistem administrasi kependudukan (SIAK) yang terintegrasi dengan pemerintah pusat. Integrasi sistem tersebut menjadi salah satu upaya memastikan pengelolaan data kependudukan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus mendukung pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat.
Dukcapil Lombok Timur sendiri tercatat sudah dua kali mewakili daerah dalam proses penilaian Zona Integritas. Pada 2025 lalu, Dukcapil bahkan telah mengikuti tahapan wawancara secara daring. Parihin menyebut sejumlah kekurangan yang ditemukan pada penilaian sebelumnya menjadi bahan evaluasi dan pada 2026 ini terus dilengkapi.
“Kekurangan tahun sebelumnya akan kami lengkapi. Yang paling penting, bagaimana pelayanan kepada masyarakat benar-benar cepat, tepat, tidak berbelit dan bebas dari imbalan,” pungkasnya.
