RAGAM LOMBOK || Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Timur mendaftarkan Polisi Masyarakat (Polmas) ke Identitas Kependudukan Digital (IKD). Prosesi pendaftaran berlangsung di Rupatama 1 Polres Lombok Timur, Jumat (2/10).

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Lombok Timur, Cipto Tri Utomo, mengatakan pendaftaran IKD penting untuk mendukung digitalisasi data kependudukan sekaligus memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk pendaftaran bantuan sosial (bansos).

“Dengan terdaftarnya IKD maka mudah untuk membantu masyarakat mendaftarkan mendapatkan bansos,” jelas Cipto. 

Menurutnya, selain kepolisian, program tersebut sebelumnya juga menyasar perangkat desa, relawan perlindungan sosial (Perlinsos), mahasiswa hingga sejumlah kader partai.

Cipto menegaskan, keterlibatan berbagai elemen masyarakat diperlukan untuk memperbaiki kualitas data penerima bantuan. Dengan data yang lebih akurat, diharapkan keluhan masyarakat terkait bantuan sosial yang tidak tepat sasaran dapat diminimalkan. 

“Perbaiki data agar tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait salah sasarannya bansos,” tegasnya.

Kapolres Lombok Timur AKBP Ariakta Gagah Nugraha mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, Polmas memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga dapat mengetahui secara langsung kondisi warga di lingkungannya, termasuk warga yang dinilai membutuhkan perhatian dan berpotensi memenuhi kriteria penerima bantuan.

“Polmas pasti tahu kondisi warga. Dengan mendaftar IKD maka berperan juga untuk membantu warga daftar Perlinsos,” terangnya. 

Ia berharap keterlibatan dalam pendataan dan perlindungan sosial tidak hanya dilakukan oleh kepolisian, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebutuhan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga dapat terdata dengan baik sehingga program pemerintah lebih tepat sasaran.